Jangan Suka Tanya Jam Sama Orang lain (Cerita Lucu)
Seorang pemuda sedang dalam perjalanannya kembali ke Jakarta dengan kereta Senja Utama. Persis didepannya duduk seorang bapak. Setelah lama berdiam diri, sambil menguap si pemuda bertanya kepada bapak tersebut, "Jam berapa sekarang, Pak?"
Sebuah pertanyaan yang biasa kita tanyakan dimanapun, kapanpun dan kepada siapapun khan??? Dan biasanya kita selalu dapat jawaban.
Namun kali ini sungguh diluar dugaan, si bapak diam saja. Mengira sang bapak agak kurang pendengarannya, pemuda tersebut mengulanginya sampai 3 kali.
Namun si bapak diam tidak bergeming sedikitpun. Karena kesal, pemuda tersebut langsung mencolek bapak tersebut dan berkata, Saya heran mengapa bapak tidak menjawab pertanyaan saya?? Apa sich susahnya?
Si bapak bilang, "Bukannya saya nggak mau menjawab, tapi nanti kalau saya jawab, kita pasti ngomong-ngomong lagi soal ini soal itu, sampai nanti kita jadi akrab".
Si pemuda melongo mendengar ceramah bapak tadi.
Terus dia tanya lagi, "Lalu apa salahnya kalau kita akrab?"
Si bapak bilang, "Nanti anak gadis dan istri saya akan menjemput saya di Gambir,kalau kita akrab, nanti kita akan turun sama-sama. Terus saya pasti mengenalkan mereka sama kamu."
Si pemuda tambah bingung dan penasaran. "Terus pak??" tanyanya lagi.
"Istri saya tuch orangnya baik sekali sama semua orang, nanti dia pasti nawarin kamu mampir ke rumah. Nanti kamu mandi di rumah saya, terus makan di rumah saya.
Nanti lama-lama kamu bisa akrab sama anak gadis saya dan kamu bisa jadi pacar anak saya. Lama-lama kamu bisa jadi menantu saya," katanya lagi.
Si pemuda yang tadi sudah bingung sekarang makin bingung. Lantas dia tanya, "Terus apa hubungannya sama pertanyaan saya yang pertama??"
Sambil berdiri bapak tersebut menjawab dengan lantang, "Masalahnya? ...,
SAYA TIDAK MAU PUNYA MENANTU SEPERTI KAMU.
JAM TANGAN AJA NGGAK PUNYA!"
Kwakakakakakakakak....
Tertawalah sebelum tertawa itu dilarang.
Kasih Pengorbanan Seorang Ibu

IBU...
Ibunya buta sebelah mata...
dan dia malu memiliki ibu seperti itu.
Pada suatu masa, ibunya datang ke sekolah
untuk melihat-lihat keadaan belajar anaknya.
Dia sungguh malu
dan bersembunyi menghindar dari ibunya...
Dia tidak peduli
dan terus saja menghindar, bersembunyi...
Keesokan harinya...
teman-teman sekolah menertawainya...
"Eee... ibumu cuma punya satu mata..."
Ketika itu...
ia membenamkan dirinya...
Dia ingin ibunya hilang dari hidupnya...
Dia berkata pada ibunya:
"kalo hanya ingin membuat diri aku malu...
lebih baik kamu mati..!"
Ibunya...
hanya terdiam..!?
Dia pun terdiam dan berkata di dalam hati...
apa yang barusan ia katakan pada ibunya...
setelah amarah yang menguasai dirinya...
Dia tidak pedulikan perasaan ibunya...
dia ingin keluar dari rumah itu...
Kini dia juga telah mempunyai keluarga sendiri...
Suatu ketika ibunya datang ke rumahnya...
setelah beberapa lama tidak berjumpa...
Saat membuka pintu, seorang bocah kecil...
kaget dan menangis...
ketakutan melihat nenek tua
tanpa mata sebelah...
Ibu itu diusir seketika saja
oleh anaknya sendiri seraya berkata:
"kedatanganmu membuat anakku takut
dan menangis... pergi 'Kau'..!"
"Maaf...
mungkin saya salah alamat..."
balas ibunya.
Beberapa minggu kemudian dia mendapat undangan...
reunian teman sekolah dulu...
Dan dia pun pulang sendiri ke kampung halamannya
untuk bertemu dengan teman lamanya dulu.
Setelah selesai menghadiri acara reunian tersebut...
tergerak hatinya...
ingin melihat-lihat rumah tempat ia tinggal dulu...
saat tiba di rumah, ia tidak menjumpai ibunya...
Seorang tetangga memberikan sepucuk surat kepadanya
dan berkata bahwa ibunya telah meninggal dunia...
Di dalam surat itu tertulis...
"...Anakku tercinta...
...setiap detik...
hati ibu selalu terbayang oleh wajahmu.
Kutahan lapar serta dahaga...
karena rindu kepadamu...
...maafkan ibu...
karena wktu itu ibu datang,
hanya ingin melihat wajahmu...
...maafkan ibu...
telah membuat anakmu menangis ketakutan
melihat wajah ibu... tanpa sebelah mata...
Kini kau telah kembali...
mungkin bisa bertemu dengan
teman-temanmu dulu...
Tapi...
kau tak akan melihat ibu lagi...
Dulu...
di saat ibu melahirkan kamu...
alangkah sedih hatiku...
melihat kau lahir di dunia ini...
tanpa sebelah mata...
Ibu cinta kepadamu...
dan...
kukorbankan sebelah mataku, untukmu...
agar kau bisa melihat keindahan dunia ini...
dengan leluasa...
...Anakku yang tersayang...
maafkan ibu...
karena bagi ibu, ini tiada guna
untuk ibu cerita padamu...
itu semua karena...
aku ikhlas dan benar cinta padamu...
Maafin ibu...
Setelah membaca surat itu, sang anak langsung menangis tersedu-sedu menyesali atas apa yang telah ia lakukan pada sang ibu. `Hanya beberapa kalimat yang terucap dari mulut sang anak: oh ibu: "Maafkan aku...maafkan aku...maafkan aku bu..!!! Alangkah mulianya hati-mu bu..Oh, ibuku".
Begitulah cinta kasih seorang ibu yang berhati mulia, cintanya takkan pernah pudar termakan usia. "Cinta ibu sepanjang masa".
Cerita 7 Nikmat Keajaiban Dunia
Cerita ini diilhami oleh imajinasi seorang intuisis sejati, yang senantiasa merenungi segala anugerah tuhan yang tak pernah tertandingi bagi setiap makhluk-Nya.
Mari kita simak ceritanya...!!!
Saat itu, di suatu sekolah tingkat menengah sedang belajar dengan serius bersama guru pembimbingnya. Sekelompok pelajar kelas geografi sedang asyik belajar mengenai "Tujuh Keajaiban Dunia".
Pada akhir pelajaran, para pelajar tersebut di minta untuk membuat daftar apa yang mereka pikir merupakan "Tujuh Keajaiban Dunia" saat ini.
Walaupun ada beberapa ketidaksesuaian, sebagian besar daftar berisi :
1.. Piramida Besar di Mesir
2.. Taj Mahal
3.. Grand Canyon
4.. Panama Canal
5.. Empire State Building
6.. St. Peter's Basilica
7.. Tembok China
Ketika semuanya telah mengumpulkan daftar pilihan, sang guru memperhatikan seorang pelajar, seorang gadis yang pendiam, yang belum mengumpulkan kertas kerjanya. Jadi, sang guru bertanya kepadanya apakah dia mempunyai kesulitan dengan daftarnya.
Gadis pendiam itu menjawab, "Ya, sedikit. Saya tidak bisa memilih karena sangat banyaknya." Sang guru berkata, "Baik, katakan pada kami apa yang kamu miliki, dan mungkin kami bisa membantu memilihnya."
Gadis itu ragu sejenak, kemudian membaca, "Saya pikir Tujuh Keajaiban Dunia adalah :
1. Bisa bersyukur
2. Bisa merasakan
3. Bisa tertawa
4. Bisa mendengar
Dia ragu lagi sebentar, dan kemudian melanjutkan...
5. Bisa berbagi
6. Bisa mencintai
7. Dan bisa dicintai
Ruang kelas tersebut sunyi seketika ....
Alangkah mudahnya bagi kita untuk melihat pada eksploitasi manusia dan menyebutnya "keajaiban" sementara kita lihat lagi semua yang telah Tuhan lakukan untuk kita, menyebutnya sebagai "biasa". Owh, alangkah indahnya jawaban sang gadis itu, cuman satu kata yang sanggup ku ucapkan "Subhanallah atas segala kekuasaan-Nya, dan al-Hamdulillah atas setiap anugerah-Nya.
Semoga Anda hari ini diingatkan tentang segala hal yang betul-betul ajaib dalam kehidupan anda. bersyukurlah untuk apa yg telah kamu dapatkan sampai saat ini, .. karna itu sesungguhnya semua merupakan suatu keajaiban .. !!!!
Gus Dur, Ulama Kharismatik Yang Humoris
Sebelumnya INNALILLAHI WA INNA ILAIHI RAJI’UN.
Semoga Allah SWT mengampuni kesalahan dan dosa serta memberi tempat terbaik disisi-Nya. Keluarga yang ditinggalkan tabah, ikhlas, dan dapat melanjutkan perjuangan Beliau. Amien.
Selain sisi intelektual tinggi dalam agama, perjuangan keadilan dan kebenaran, penegakan demokrasi dalam bingkai NKRI dan ‘memelihara’ pluralisme nusantara, Gus Dur dikenal sebagai sosok humoris.
INILAH KUMPULAN DARI BEBERAPA CERITA HUMOR YANG DIMILIKI OLEH GUSDUR.
1. Kaum Almarhum
Mungkinkah Gus Dur benar-benar percaya pada isyarat dari makam-makam leluhur? Kelihatannya dia memang percaya, sebab Gus Dur selalu siap dengan gigih dan sungguh-sungguh membela “ideologi”nya itu. Padahal hal tersebut sering membuat repot para koleganya.
Tapi, ini mungkin jawaban yang benar, ketika ditanya kenapa Gus Dur sering berziarah ke makam para ulama dan leluhur.
“Saya datang ke makam, karena saya tahu. Mereka yang mati itu sudah tidak punya kepentingan lagi.” Katanya.
2. Berdoa Sebelum Makan
Waktu Gus Dur menjabat Presiden RI, sekali waktu beliau bertemu dengan para romo (pastor) seluruh Keuskupan Agung Semarang. Dan, tak ketinggalan Gus Dur menyelipkan ceritanya. Ini pastor-pastor itu di sebuah negeri senang berburu binatang buas.
Sekali waktu, selesai misa hari Minggu, seorang pastor pergi ke hutan berburu binatang buas. Ia melihat seekor harimau. Langsung sang pastor mengokang senapannya dan menembak: “Dor – dor!” Wah, ternyata tembakannya meleset dan sang harimau balik mengejar sang pastor. Pastor segera berlari mengambil langkah seribu. Tiba-tiba si pastor berhadapan dengan jurang yang dalam. Si pastor langsung berhenti, berlutut, dan mengatupkan tangannya berdoa sebelum diterkam harimau. Berdoa sebelum mati.
Selesai berdoa, sang pastor terheran-heran karena ternyata ia masih hidup, tidak diterkam harimau. Waktu ia menoleh ke kanan, dilihatnya harimau itu berlutut di sampingnya dan berdoa sambil mengatupkan kedua kaki depannya, seperti orang Katolik mengatupkan kedua tangannya ketika sedang berdoa. Si pastor lalu bertanya kepada harimau, “Harimau, kamu kok tidak menerkam saya, malah malah kamu ikut-ikutan berdoa seperti saya. Mengapa?” Jawab harimau: “Ya, saya sedang berdoa. Berdoa sebelum makan!”
3. Kuli dan Kyai
Rombongan jamaah haji NU dari Tegal tiba di Bandara King Abdul Aziz, Jeddah Arab Saudi. Langsung saja kuli-kuli dari Yaman berebutan untuk mengangkut barang-barang yang mereka bawa. Akibatnya, dua orang di antara kuli-kuli itu terlibat percekcokan serius dalam bahasa Arab.
Melihat itu, rombongan jamaah haji tersebut spontan merubung mereka, sambil berucap: Amin, Amin, Amin!
Gus Dur yang sedang berada di bandara itu menghampiri mereka: “Lho kenapa Anda berkerumun di sini?”
“Mereka terlihat sangat fasih berdoa, apalagi pakai serban, mereka itu pasti kyai.”
4. Obrolan Presiden
Saking udah bosannya keliling dunia, Gus Dur coba cari suasana di pesawat RI-01. Kali ini dia mengundang Presiden AS dan Perancis terbang bersama Gus Dur buat keliling dunia. Boleh dong, emangnya AS dan Perancis aja yg punya pesawat kepresidenan. Seperti biasa…
Setiap presiden selalu ingin memamerkan apa yang menjadi kebanggaan negerinya.Tidak lama presiden Amerika, Clinton mengeluarkan tangannya dan sesaat kemudian dia berkata: “Wah kita sedang berada di atas New York!”
“Itu.. patung Liberty kepegang!”, jawab Clinton dengan bangganya.
Ngga mau kalah presiden Perancis, Jacques Chirac, ikut menjulurkan tangannya keluar. “Tau nggak… kita sedang berada di atas kota Paris!”, katanya dengan sombongnya.
“Wah… kita sedang berada di atas Tanah Abang!!!”, teriak Gus Dur.
“Lho kok bisa tau sih?” tanya Clinton dan Chirac heran karena tahu Gus Dur itu kan nggak bisa ngeliat.
Karena disombongin sama Clinton dan Chirac, giliran Gus Dur yang menjulurkan tangannya keluar pesawat…
“Ini… jam tangan saya ilang…”, jawab Gus Dur kalem.
Presiden Indonesia: “Wah… kok bisa tau juga?”
“Itu… menara Eiffel kepegang!”, sahut presiden Perancis tersebut.
Presiden Indonesia (Gus Dur): “Lho kok bisa tau sih?”
5. Sate Babi
Suatu ketika Gus Dur dan ajudannya terlibat percakapan serius.
Ajudan: Gus, menurut Anda makanan apa yang haram?
Gus Dur: Babi
Ajudan: Yang lebih haram lagi
Gus Dur: Mmmm … babi mengandung babi!
Ajudan: Yang paling haram?
Gus Dur: Mmmm … nggg … babi mengandung babi tanpa tahu bapaknya dibuat sate babi!
6. Lagi Asyik Baca….
Bertahun-tahun, saya heran kenapa sih Indonesia “Tidak maju-maju” meski mereka sudah merdeka 60 tahun lebih. Tapi sekarang…saya sudah tahu alasannya. Berdasarkan data statistik:
Jumlah penduduk Indonesia ada 225 juta. 100 juta di antaranya adalah para pensiunan dan anak-anak. Jadi yang kerja cuma 125 juta.
Jumlah pelajar dan mahasiswa adalah 78 juta. Jadi tinggal 47 orang yang kerja. Yang kerja buat pemerintah pusat jadi pegawai negeri ada 31 juta, jadi tinggal 16 juta yang kerja (karena PNS cuma main catur dan baca koran).
Ada 4,5 juta yang jadi TNI dan Polisi. Jadi tinggal 11,5 juta yang kerja (karena TNI dan Polisi tidak ada kerjaan).
Ada lagi yang kerja di pemerintahan daerah dan departemen-departemen lain jumlahnya 10.500.000. Jadi sisanya tinggal 1.000.000. Yang sakit dan dirawat di Rumah Sakit di seluruh Indonesia ada 888.000. Jadi sisa 112.000 orang saja yang kerja.
Ada 111.998 orang yang di penjara. Jadi tinggal sisa dua orang saja yang masih bisa kerja. Siapa mereka??? Yaaa…tentu saja SAYA dan ANDA! Tapi kan sekarang ANDA lagi asyik baca buku sambil cekikak-cekikik sendiri. Jadi tinggal saya sendiri dong yang kerja!!!! Pantes aja kalau begini Indonesia tidak maju-maju……..!
7. Membuang Presiden
Apa akibatnya kalau seorang presiden terlampau lama memegang kekuasaan? Apalagi jika ditambah seringnya ia membohongi rakyatnya sendiri? Tentu rakyat akan protes dan marah, karena menganggap presidennya telah berkhianat.
Tapi ini cerita Gus Dur tentang seorang presiden Filipina yang punya tiga orang anak. Merasa ayah mereka adalah orang nomor satu di negerinya, anak-anal sang presiden pun lantas bertingkah neko-neko.
Anak kedua presiden ingin mencari popularitas dengan menyebarkan jutaan lembar uang kertas pecahan 5 peso dari sebuah pesawat terbang.
Kakaknya tak mau kalah pamor. Dengan pesawat yang digunakan adiknya sebelumnya, sang kakak menyebarkan jumlah uang jauh lebih banyak dari adiknya.
Anak perempuan presiden juga ingin populer, tapi tidak mau meniru cara yang dilakukan oleh kedua kakaknya. Karena bingung, ia pun bertanya kepada pilot pesawat yang ikut menyebarkan uang bersama dua kakaknya itu.
“Mas kapten, aku ingin populer seperti dua kakakku sebelumnya, tapi tindakan populer apa yang bisa membahagiakan rakyat?”
“Gampang sekali: Buang saja ayah nona dari atas pesawat.”
8. Becak, Dilarang Masuk
Saat menjadi Presiden, Gus Dur pernah bercerita kepada Menteri Pertahanan Mahfud MD tentang orang Madura yang katanya banyak akal dan cerdik.
Ceritanya ada seorang tukang becak asal Madura yang pernah dipergoki oleh polisi ketika melanggar rambu “Becak dilarang masuk”. Tukang becak itu masuk ke jalan yang ada rambu gambar becak disilang dengan garis hitam yang berarti jalan itu tidak boleh dimasuki becak.
“Apa kamu tidak melihat gambar itu? Itu kan gambar becak tak boleh masuk jalan ini,” bentak Pak polisi. “Oh saya melihat pak, tapi itu kan gambarnya becak kosong tidak ada pengemudinya. Becak saya kan ada yang mengemudi, tidak kosong berarti boleh masuk,” jawab si tukang becak.
“Bodoh, apa kamu tidak bisa baca? Di bawah gambar itukan ada tulisan bahwa becak dilarang masuk,” bentak Pak polisi lagi.
“Tidak pak, saya tidak bisa baca, kalau saya bisa membaca maka saya jadi polisi seperti sampeyan, bukan jadi tukang becak begini,” jawab si tukang becak sambil cengengesan.
9. Argometer Japan yang Cepat
Di luar Hotel Hilton, Gus Dur bersama sahabatnya yang seorang turis Jepang mau pergi ke Bandara. Mereka naik taksi di jalan, tiba-tiba saja ada mobil kencang banget, menyalip taksi tersebut. Dengan bangga si Jepang berteriak, “Aaaah Toyota made in Japan sangat cepat…!”
Enggak lama kemudian mobil lain nyalip juga taksi tersebut. Si Jepang teriak lagi “Aaaah Nissan made ini Japan sangat cepat.” Enggak lama kemudian lewat lagi satu mobil menyalip mobil tersebut dan si Jepang teriak lagi “Aaaah Mitsubishi made in Japan sangat cepat…!” Gus Dur dan sopir taksi itu merasa kesal melihat si Jepang ini bener-bener nasionalis.Kemudian, sesampainya di bandara, sopir taksi bilang ke si Jepang.
Supir taksi : “100 dolar please…”
Si Jepang : 100 dolars…?! Its not that far from the hotel…!!”
Gus Dur : “Aaaah… Argometer made ini Japan kan sangat cepat sekali!!”
10. Pikiran porno
Dalam suatu kesempatan Gus Dur mengeluarkan sebuah pernyataan yang sebenarnya tidak dimaksudkan untuk menghina. Namun dengan itu bagian dari upaya Gus Dur menyampaikan joke.”Alquran itu kita suci yang paling porno. Ya kan bener, di dalamnya ada kalimat menyusui. Berarti mengeluarkan tetek. Ya udah, cabul kan?”
Mungkin dengan hanya kalimat guyonan itu sebagian masih ada yang merasa diresahkan. Masa sih ulama yang terkenal wali kaya gitu? Maka, di lain waktu Gus Dur mengulangi penjelasannya dengan memilih bahasa yang lebih sopan.
“Maksudnya, itu ayat jadi porno kalau yang baca lagi punya pikiran yang ngeres. Kalau nggak, ya udah. Berarti beres.”
Masih nggak puas. Karenanya pertanyaan berikutnya segera menyusul. “Tapi Gus, Alquran kan bahasanya sopan?”
“Betul, juga bahasa di luar Alquran banyak yang sopan. Tapi, waktu teman saya naik bus, lihat orang lagi bunting. Terus dia mbatin kenapa bisa bunting? Mendadak ‘barangnya’ (alat kelaminnya) berdiri gara-gara pikirannya itu,” jawab Gus Dur.
Itulah beberapa cerita uang sempat diceritakan sendiri oleh beliau sendiri di masa hidupnya. Semoga bisa menghibur dan memberi manfaat pada anda sekalian.
Perjuangan Seorang Ibu
Jalanny sudah tertatih-tatih, karena usianya sudah lebih dari 70 tahun, sehingga kalau tidak perlu sekali, jarang ia bisa dan mau keluar rumah. Walaupun ia mempunyai seorang anak perempuan, ia harus tinggal di rumah jompo, karena kehadirannya tidak diinginkan. Masih teringat olehnya, betapa berat penderitaannya ketika akan melahirkan putrinya tersebut. Ayah dari anak tersebut minggat setelah menghamilinya tanpa mau bertanggung jawab atas perbuatannya. Di samping itu keluarganya menuntut agar ia menggugurkan bayi yang belum dilahirkan, karena keluarganya merasa malu mempunyai seorang putri yang hamil sebelum nikah, tetapi ia tetap mempertahankannya, oleh sebab itu ia diusir dari rumah orang tuanya.Selain aib yang harus di tanggung, ia pun harus bekerja berat di pabrik untuk membiayai hidupnya. Ketika ia melahirkan putrinya, tidak ada seorang pun yang mendampinginya. Ia tidak mendapatkan kecupan manis maupun ucapan selamat dari siapapun juga, yang ia dapatkan hanya cemoohan, karena telah melahirkan seorang bayi haram tanpa bapak. Walaupun demikian ia merasa bahagia sekali atas berkat yang didapatkannya dari Tuhan di mana ia telah dikaruniakan seorang putri. Ia berjanji akan memberikan seluruh kasih sayang yang ia miliki hanya untuk putrinya seorang, oleh sebab itulah putrinya diberi nama Baby Love.
Perjuangan Seorang Ibu
Siang ia harus bekerja berat di pabrik dan di waktu malam hari ia harus menjahit sampai jauh malam, karena itu merupakan penghasilan tambahan yang ia bisa dapatkan. Terkadang ia harus menjahit sampai jam 2 pagi, tidur lebih dari 4 jam sehari itu adalah sesuatu kemewahan yang tidak pernah ia dapatkan. Bahkan Sabtu Minggu pun ia masih bekerja menjadi pelayan restaurant. Ini ia lakukan semua agar ia bisa membiayai kehidupan maupun biaya sekolah putrinya yang tercinta. Ia tidak mau menikah lagi, karena ia masih tetap mengharapkan, bahwa pada suatu saat ayah dari putrinya akan datang balik kembali kepadanya, di samping itu ia tidak mau memberikan ayah tiri kepada putrinya.
Sejak ia melahirkan putrinya ia menjadi seorang vegetarian, karena ia tidak mau membeli daging, itu terlalu mahal baginya, uang untuk daging yang seyogianya ia bisa beli, ia sisihkan untuk putrinya. Untuk dirinya sendiri ia tidak pernah mau membeli pakaian baru, ia selalu menerima dan memakai pakaian bekas pemberian orang, tetapi untuk putrinya yang tercinta, hanya yang terbaik dan terbagus ia berikan, mulai dari pakaian sampai dengan makanan.
Pada suatu saat ia jatuh sakit, demam panas. Cuaca di luaran sangat dingin sekali, karena pada saat itu lagi musim dingin pada bulan Desember. Ia telah menjanjikan untuk memberikan sepeda sebagai hadiah Tahun Baru untuk putrinya, tetapi ternyata uang yang telah dikumpulkannya belum mencukupinya. Ia tidak ingin mengecewakan putrinya, maka dari itu walaupun cuaca diluaran dingin sekali, bahkan dlm keadaan sakit dan lemah, ia tetap memaksakan diri untuk keluar rumah dan bekerja. Sejak saat tersebut ia kena penyakit rheumatik, sehingga sering sekali badannya terasa sangat nyeri sekali. Ia ingin memanjakan putrinya dan memberikan hanya yang terbaik bagi putrinya walaupun untuk ini ia harus bekorban, jadi dlm keadaan sakit ataupun tidak sakit ia tetap bekerja, selama hidupnya ia tidak pernah absen bekerja demi putrinya yang tercinta.
Seorang Ibu Sedang Mengantarkan Anaknya ke Sekolah
Karena perjuangan dan pengorbanannya akhirnya putrinya bisa melanjutkan studinya diluar kota. Di sana putrinya jatuh cinta kepada seorang pemuda anak dari seorang konglomerat beken. Putrinya tidak pernah mau mengakui bahwa ia masih mempunyai orang tua. Ia merasa malu bahwa ia ditinggal minggat oleh ayah kandungnya dan ia merasa malu mempunyai seorang ibu yang bekerja hanya sebagai babu pencuci piring di restaurant. Oleh sebab itulah ia mengaku kepada calon suaminya bahwa kedua orang tuanya sudah meninggal dunia.
Pada saat putrinya menikah, ibunya hanya bisa melihat dari jauh dan itupun hanya pada saat upacara pernikahan di gereja saja. Ia tidak diundang, bahkan kehadirannya tidaklah diinginkan. Ia duduk di sudut kursi paling belakang di gereja, sambil mendoakan agar Tuhan selalu melindungi dan memberkati putrinya yang tercinta. Sejak saat itu bertahun-tahun ia tidak mendengar kabar dari putrinya, karena ia dilarang dan tidak boleh menghubungi putrinya. Pada suatu hari ia membaca di koran bahwa putrinya telah melahirkan seorang putera, ia merasa bahagia sekali mendengar berita bahwa ia sekarang telah mempunyai seorang cucu. Ia sangat mendambakan sekali untuk bisa memeluk dan menggendong cucunya, tetapi ini tidak mungkin, sebab ia tidak boleh menginjak rumah putrinya. Untuk ini ia berdoa tiap hari kepada Tuhan, agar ia bisa mendapatkan kesempatan untuk melihat dan bertemu dengan anak dan cucunya, karena keinginannya sedemikian besarnya untuk bisa melihat putri dan cucunya, ia melamar dengan menggunakan nama palsu untuk menjadi babu di rumah keluarga putrinya.
Ibu Menangis
Ia merasa bahagia sekali, karena lamarannya diterima dan diperbolehkan bekerja disana. Di rumah putrinya ia bisa dan boleh menggendong cucunya, tetapi bukan sebagai Oma dari cucunya melainkan hanya sebagai babu dari keluarga tersebut. Ia merasa berterima kasih sekali kepada Tuhan, bahwa permohonannya telah dikabulkan.
Di rumah putrinya, ia tidak pernah mendapatkan perlakuan khusus, bahkan binatang peliharaan mereka jauh lebih dikasihi oleh putrinya daripada dirinya sendiri. Di samping itu sering sekali dibentak dan dimaki oleh putri dan anak darah dagingnya sendiri, kalau hal ini terjadi ia hanya bisa berdoa sambil menangis di dlm kamarnya yang kecil di belakang dapur. Ia berdoa agar Tuhan mau mengampuni kesalahan putrinya, ia berdoa agar hukuman tidak dilimpahkan kepada putrinya, ia berdoa agar hukuman itu dilimpahkan saja kepadanya, karena ia sangat menyayangi putrinya.
Setelah bekerja bertahun-tahun sebagai babu tanpa ada orang yang mengetahui siapa dirinya dirumah tersebut, akhirnya ia menderita sakit dan tidak bisa bekerja lagi. Mantunya merasa berhutang budi kepada pelayan tuanya yang setia ini sehingga ia memberikan kesempatan untuk menjalankan sisa hidupnya di rumah jompo.
Puluhan tahun ia tidak bisa dan tidak boleh bertemu lagi dengan putri kesayangannya. Uang pensiun yang ia dapatkan selalu ia sisihkan dan tabung untuk putrinya, dengan pemikiran siapa tahu pada suatu saat ia membutuhkan bantuannya.
Pada tahun lampau beberapa hari sebelum Tahun Baru, ia jatuh sakit lagi, tetapi ini kali ia merasakan bahwa saatnya sudah tidak lama lagi. Ia merasakan bahwa ajalnya sudah mendekat. Hanya satu keinginan yang ia dambakan sebelum ia meninggal dunia, ialah untuk bisa bertemu dan boleh melihat putrinya sekali lagi. Di samping itu ia ingin memberikan seluruh uang simpanan yang ia telah kumpulkan selama hidupnya, sebagai hadiah terakhir untuk putrinya.
Suhu diluaran telah mencapai 17 derajat di bawah nol dan salujupun turun dengan lebatnya, jangankan manusia anjingpun pada saat itu tidak mau keluar rumah lagi, karena di luaran sangat dingin, tetapi Nenek tua ini tetap memaksakan diri untuk pergi ke rumah putrinya. Ia ingin betemu dengan putrinya sekali lagi yang terakhir kali. Dengan tubuh menggigil karena kedinginan, ia menunggu datangnya bus berjam-jam di luaran. Ia harus dua kali ganti bus, karena jarak rumah jompo tempat di mana ia tinggal letaknya jauh dari rumah putrinya. Satu perjalanan yang jauh dan tidak mudah bagi seorang nenek tua yang berada dalam keadaan sakit.
Setiba di rumah putrinya dlm keadaan lelah dan kedinginan ia mengetuk rumah putrinya dan ternyata purtinya sendiri yang membukakan pintu rumah gedong di mana putrinya tinggal. Apakah ucapan selamat datang yang diucapkan putrinya ? Apakah rasa bahagia bertemu kembali dengan ibunya? Tidak! Bahkan ia ditegor: “Kamu sudah bekerja di rumah kami puluhan tahun sebagai pembantu, apakah kamu tidak tahu bahwa untuk pembantu ada pintu khusus, ialah pintu di belakang rumah!”
“Nak, Ibu datang bukannya untuk bertamu melainkan hanya ingin memberikan hadiah Tahun Baru untukmu. Ibu ingin melihat kamu sekali lagi, mungkin yang terakhir kalinya, bolehkah saya masuk sebentar saja, karena di luaran dingin sekali dan sedang turun salju. Ibu sudah tidak kuat lagi nak!” kata wanita tua itu.
“Maaf saya tidak ada waktu, di samping itu sebentar lagi kami akan menerima tamu seorang pejabat tinggi, lain kali saja. Dan kalau lain kali mau datang telepon dahulu, jangan sembarangan datang begitu saja!” ucapan putrinya dengan nada kesal. Setelah itu pintu ditutup dengan keras. Ia mengusir ibu kandungnya sendiri, seperti juga mengusir seorang pengemis.
Tidak ada rasa kasih, jangankan kasih, belas kasihanpun tidak ada. Setelah beberapa saat kemudian bel rumah bunyi lagi, ternyata ada orang mau pinjam telepon di rumah putrinya “Maaf Bu, mengganggu, bolehkah kami pinjam teleponnya sebentar untuk menelpon ke kantor polisi, sebab di halte bus di depan ada seorang nenek meninggal dunia, rupanya ia mati kedinginan!”
Wanita tua ini mati bukan hanya kedinginan jasmaniahnya saja, tetapi juga perasaannya. Ia sangat mendambakan sekali kehangatan dari kasih sayang putrinya yang tercinta yang tidak pernah ia dapatkan selama hidupnya.
Ibu yang Melahirkan Kita Semua
Seorang Ibu melahirkan dan membesarkan anaknya dengan penuh kasih sayang tanpa mengharapkan pamrih apapun juga. Seorang Ibu bisa dan mampu memberikan waktunya 24 jam sehari bagi anak-anaknya, tidak ada perkataan siang maupun malam, tidak ada perkataan lelah ataupun tidak mungkin dan ini 365 hari dalam setahun. Seorang Ibu mendoakan dan mengingat anaknya tiap hari bahkan tiap menit dan ini sepanjang masa. Bukan hanya setahun sekali saja pada hari-hari tertentu. Kenapa kita baru bisa dan mau memberikan bunga maupun hadiah kepada Ibu kita hanya pada waktu hari Ibu saja “Mother’s Day” sedangkan di hari-hari lainnya tidak pernah mengingatnya, boro-boro memberikan hadiah, untuk menelpon saja kita tidak punya waktu.
Kita akan bisa lebih membahagiakan Ibu kita apabila kita mau memberikan sedikit waktu kita untuknya, waktu nilainya ada jauh lebih besar daripada bunga maupun hadiah.
Renungkanlah: Kapan kita terakhir kali menelpon Ibu? Kapan kita terakhir mengundang Ibu? Kapan terakhir kali kita mengajak Ibu jalan-jalan? Dan kapan terakhir kali kita memberikan kecupan manis dengan ucapan terima kasih kepada Ibu kita? Dan kapankah kita terakhir kali berdoa untuk Ibu kita?
Berikanlah kasih sayang selama Ibu kita masih hidup, percuma kita memberikan bunga maupun tangisan apabila Ibu telah meninggal, karena Ibu tidak akan bisa melihatnya lagi.
When Mother prayed, she found sweet rest,
When Mother prayed, her soul was blest;
Her heart and mind on God were stayed,
And God was there when Mother prayed!
Our thanks, O God, for mothers
Who show, by word and deed,
Commitment to Thy will and plan
And Thy commandments heed.
A thousand men may build a city,
but it takes a mother to make a home.
No man is poor who has had a godly mother!
Siapapun Kita semua yang ada di dunia sekarang. baik itu seorang pelajar atau pejabat, baik seorang jendral maupun kopral, baik seorang mahasiswa ataupun taruna, baik itu seorang penjahat ataupun pelacur, baik itu seorang koruptor atau pun direktur, baik seorang menteri ataupun seorang presiden. Kita semua terlahir dari rahim ibu, ibu yang dengan tulus ikhlas mengandung merawat dan membesarkan kita hingga sekarang kita menjadi seperti ini. Coba saja kalo ibu kita tidak ikhlas mungkin kita sudah di aborsi. Ketika kecil kita sakit beliau merawat kita, ketika kita belum bisa berjalan, beliau menuntun kita, ketika kata belum terucap beliau membimbing kita. Siapapun ibu kita entah renta atau masih muda, entah masih bersama kita ataupun sudah tiada, mari kita ucapkan terima kasih pada beliau, mari kita kasihi beliau sebagaimana kita dulu beliau kasihi, Ya Tuhanku berikanlah tempat teramat istimewa bagi ibuku tersayang.
Selamat Hari Ibu
Kasih ibu kepada beta tak terhingga sepanjang masa, hanya memberi tak harap kembali … Sepenggal syair lagu itu benar-benar mengena pada sosok ibu asal AS ini. Wanita berusia 80 tahun itu selama berpuluh-puluh tahun merawat putrinya yang mengalami koma.
Sampai akhirnya ibu penuh kasih itu meninggal, mendahului putrinya yang hingga saat ini masih terbaring dalam koma berkepanjangan.
Kaye O’Bara menutup mata untuk selamanya di rumahnya di Miami Gardens, Florida. Kamar yang selama ini ditempatinya bersama putrinya, Edwarda sejak 1970 silam. Kaye meninggal dalam tidurnya. Dia telah bertahun-tahun menderita penyakit jantung.
Semasa hidupnya Kaye pernah berjanji tak akan pernah meninggalkan Edwarda yang ketika itu masih remaja. Janji itu dimulai sejak Edwarda jatuh koma akibat penyakit diabetesnya 38 tahun yang lampau.
“Kami kira dia akan hidup melampaui kami semua. Wanita itu begitu kuat,” kata keponakan Kaye, Pamela Burdgick seperti dilansir harian News.com.au.
Selama kurun waktu 38 tahun, kisah pengabdian Kaye kepada putrinya, Edwarda menarik simpati banyak orang. Para pengunjung yang jumlahnya tak terhitung lagi mendatangi rumah Kaye. Bahkan ada pula sebagian orang yang datang dari Jepang untuk ikut merayakan ulang tahun Edwarda.
Kisah Kaye telah dituangkan dalam buku laris karya Dr. Wayne Dyer yang berjudul A Promise Is A Promise: An Almost Unbelievable Story of a Mother’s Unconditional Love and What It Can Teach Us.
Edwarda, penderita diabetes, mengalami flu sebelum Natal 1969. Beberapa hari kemudian kondisinya memburuk dan orangtuanya, Kaye dan suaminya, Joe, membanya ke rumah sakit.
Beberapa saat sebelum Edwarda kehilangan kesadarannya, remaja putri itu sempat bertanya kepada ibunya: “Janji ibu tidak akan meninggalkan saya, janji ya?” Kaye pun berjanji tidak akan pernah meninggalkan anak perempuannya itu.
Itulah kata-kata terakhir yang disampaikan Kaye sebelum anaknya koma berkepanjangan. Dan Kaye menepati janjinya.
Kaye dengan teratur membalik tubuh putrinya tiap dua jam supaya tidak mengalami nyeri akibat berbaring terlalu lama. Kaye memberinya makan berupa campuran makanan bayi dan susu bubuk melalui tube, menyuntikkan insulin, memutar alunan musik, membacakan buku untuk Edwarda dan tak lelah berdoa di samping tempat tidur Edwarda supaya suatu hari nanti putrinya itu akan sadar kembali.
Bagi Kaye, mengurus putrinya itu bukanlah beban, melainkan berkat. Kaye sangat yakin, Edwarda akan terbangun. “Bagi saya, dia hampir sadar. Kadang-kadang saya merasa mendengar dia bicara: Ibu, saya baik-baik saja,” kata Kaye kepada media AS, Miami Herald beberapa waktu lalu.
Namun kini Kaye telah pergi untuk selamanya. Dia meninggalkan Edwarda yang masih terbaring koma entah sampai kapan. Adik Edwarda, Colleen O’Bara mengatakan, keluarga akan terus merawat Edwarda di rumah mereka. Sama seperti Kaye, Colleen juga yakin kakaknya itu akan sadar suatu hari nanti.
Suami Kaye, Joe mengalami serangan jantung pada tahun 1972 dan meninggal dunia empat tahun kemudian. Sejak itu, Kaye mengurus Edwarda dengan menggunakan tunjangan sosial dari pemerintah dan dana pensiun suaminya, ditambah lagi dengan sumbangan dari orang-orang
Tanya Jawab Humor
Pada suatu hari ada seorang teman yang bercerita humor dengan membikin cerita tanya jawab. Penasaran? Simak humor berikut ini!
T : Kalau Asterix habis kerja berat dan capek sekali, jadinya apa ?
J : Pegel Linux
T : Kenapa burung garuda kepalanya selalu nengok ke kanan ?
J : Karena dia sudah putus hubungan dengan nyamuk
T : Di rambut ada, dikening ngga ada, di hidung ada, di alis ngga
ada, di mulut ada, di mata dan pipi ngga ada, apakah itu ?
J : Huruf U
T : Ban apa yang sangat berat sekali ?
J : Ban-tuin aku dorong kereta donk
T : Apa bedanya sapi dengan manusia ?
J : Kalau manusia sering pegang susu sapi, tapi kalo sapi nggak
pernah pegang susu manusia
T : 5 orang berjalan di bawah satu payung kecil tapi kenapa tidak
ada satupun orang yang kehujanan ?
J : Karena tidak hujan
T : Kalau elo bangun dia tidur, kalau elo tidur dia bangun, apa
hayo ?
J : Telapak kaki
T : Kalau orang kepalanya botak di depan itu tandanya pinter, kalau
botak di belakang berarti kebanyakan mikir, kalau botak depan
belakang apa ?
J : Dia pikir dia pinter
T : Apa bedanya nasi goreng pedas dengan yang tidak pedas ?
J : Kalau yang pedas karetnya dua
T : Ikan apa yang paling baik, paling cakep, paling keren ?
J : I...Kan...tuh gue, lagi !!!
T : Kalau cicak jadi kambing, ular jadi semut, musang jadi cacing,
manusia jadi apa ?
J : Jadi bingung dong !
T : Apa persamaan Windows 98 dengan Orde Baru ?
J : Banyak yang jadi korban akibat "Illegal Operation"
T : Kenapa gambar para aktivis yang didownload selalu hilang dari
harddisk, padahal tidak didelete ?
J : Karena CPU-nya Intel Inside
T : Apa persamaan PC dengan Psikolog ?
J : Sama-sama bisa membantu untuk mengatasi persoalan orang lain,
Tapi tak pernah bisa mengatasi persoalannya sendiri
T : Orang apa yang kena angin topan nggak melayang ?
J : Orang yang habis minum jamu tolak angin
T : Ikan apa yang tidak bisa berenang ?
J : Ikan yang kejepit di batu
T : Telor apa yang preman ?
J : Telor asin, khan ada tatonya
T : Masih muda nempel ditembok, jalannya bongkok dan nggak pernah
jalan kaki ?
J : Spiderman
T : Binatang apa yang kepala, kaki dan badannya ada dikepala ?
J : Kutu rambut
T : Telur apa yang biru ?
J : Telur kejepit pintu
T : Kenapa ayam kalau nyebrang liatnya ke depan ?
J : Karena matanya sudah di kanan dan kiri
T : Siapa jago lompat indah yang paling hebat, terkenal dan
pemberani ?
J : Tarzan
T : Kejar-kejaran terus tapi nggak pernah ketangkap ?
J : Ban depan sama ban belakang mobil
T : Mengapa lelaki nggak bisa kena penyakit sapi gila ?
J : Karena lelaki itu buaya
T : Apa beda orang jongkok dengan ayam jongkok ?
J : Kalau orang jongkok lututnya kedepan, kalau ayam ke belakang
T : Sepatu biru nyemplung ke laut jadi apa ?
J : Jadi basah donk
T : Ikan berenang dengan apanya ?
J : Dengan teman-temannya
T : Kenapa perempuan jaman sekarang lebih cantik daripada perempuan
jaman dulu ?
J : Karena perempuan jaman dulu sekarang sudah jadi nenek-nenek
T : Kenapa putri duyung nggak pakai baju ?
J : Adaptasi sama lingkungannya donk, ikan aja ngga pakai baju masak
Dia doang sih yang pakai baju
T : Binatang kaki seribu kalau ngelewatin sampah kakinya tinggal
berapa ?
J : Kurangi aja satu karena yang satu itu buat nutupin hidungnya
T : Merk kendaraan apa saja yang berawalan huruf "Y" ?
J : Yamaha, Ya Honda, Ya Suzuki, .
T : Kenapa pohon kelapa harus ditebang ?
J : Karena kalau dicabut nggak kuat
T : Binatang apa yang senang ngeliat orang tidur ?
J : Nyamuk
T : Jam apa yang muternya ke kiri ?
J : Jam kidal
T : Tempe apa yang menyakitkan ?
J : Tempeleng
T : Ada lima burung mati satu, tinggal berapa ?
J : Seribu empat karena mati satu tumbuh seribu
T : Apa bahasa India-nya bumbu dapur ?
J : Tumbar miri jahe
T : Kalau semangka dibolongin atasnya, terus dikerok isinya dan
dikeringin airnya, terus digelindingin, semangkanya jadi apa ?
J : Jadi jauh, khan digelindingin
T : Apa yang bisa dipegang tangan kanan tapi nggak bisa dipegang
tangan kiri ?
J : Siku kiri
T : Pada nomor berapa pelari Indonesia mendapat medali emas dalam
Sea Games di Kuala Lumpur ?
J : Nomor satu, kalau nomor dua cuma dapat perak
T : Apa bedanya wayang, sepatu dan jengkol ?
J : Kalau wayang ada semar, sepatu di semir, jengkol di semur
T : Kenapa ikan ada di laut ?
J : Karena di laut nggak ada kucing
T : Kentang apa yang bisa bikin bayi tertawa ?
J : Kentang..ting..tang..ting..tung
T : Hitam putih merah ?
J : Zebra masuk angin habis dikerokin
T : Ada jeruk lima kalau kamu minta satu, sisanya berapa ?
J : Tetap lima, soalnya kamu nggak dikasih..
T : Orang bule apanya yang hitam ?
J : Bayangannya
T : Ikan apa yang paling menderita ?
J : Ikan yang nggak bisa berenang
T : Sebutkan negara-negara yang berdekatan dengan Indonesia ?
J : Negara tetangga
T : Peribahasa apa yang bikin kembung ?
J : Sambil menyelam minum air
T : Ayam lima ekor lari satu tinggal berapa ?
J : Tinggal lima karena ayamnya lari di tempat
T : Ada ngga ayam yang berkokok pagi-pagi ?
J : Ngga ada, yang ada ayam berkokok ku..kuu..ru..yuukkk..
T : Apa yang ditutup kelihatan, kalau dibuka malah hilang ?
J : Kereta api lewat pintu lintasan
T : Ada ayam jantan kepalanya ada di Amerika, ekornya di Afrika,
Sayapnya di Jakarta, Matanya ada di Brasil, telurnya ada dimana ?
J : Ayam jantan mana ada sih yang bertelur
T : Mengapa gunung berapi meletus ?
J : Karena kalau mencair gunung es namanya
T : Kalau semua binatang bisa sekolah, binatang apa yang sering
terlambat datang ke sekolah ?
J : Kaki seribu, karena pakai sepatunya lama banget khan kakinya
ada seribu
T : Ada seorang profesor yang sedang manjat pohon tau tau dibawahnya
ada singa, coba anda pikirkan bagaimana caranya agar profesor tersebut
turun dengan selamat ?
J : Profesor aja ngga bisa mikir apalagi gua
T : Adanya di tengah malam dan juga di ujung bantal, apakah itu ?
J : Huruf L
T : Kenapa anjing kalau dipanggil tuannya suka menggoyangkan ekornya?
J : Karena kalau kepalanya yang goyang berarti anjing itu lagi triping
T : Barang apa yang kalau dimasukin malah keluar lagi ?
J : Kancing kemeja
T : Kalau dipencet lembek, tapi kalau dipukul tangan jadi sakit ?
J : Nasi nempel di tembok
T : Apa yang lebih berat dari 13 kapal pengangkut besi baja ?
J : 14 kapal pengangkut besi baja
T : Hewan apa yang paling besar ?
J : Gajah hamil yang lagi sakit beri-beri
T : Ayam apa yang sembahyang hari minggu ?
J : Chiken Salad Sundae (baca : Chiken Shalat Sunday)
T : Apa bahasa Rusianya kesenggol mobil ?
J : Keseremvet Chevrolet
T : Ada 3 anak mau membeli choki-choki, tapi uangnya hanya cukup
untuk 2 buah, setelah dibeli ternyata dapat 3, jadi yang satu lagi
dari mana ?
J : Satu lagi dari Mayora
Mari tertawa, sebelum tertawa dilarang...!!! he he he....
Berbuat Lebih Baik Dari Pada Hanya Berbicara
Suatu hari, seorang pemuka agama dimintai bantuan oleh seorang wanita malang yang tidak punya tempat berteduh.
Karena sangat sibuk, pemuka agama itu berjanji akan mendoakan wanita tersebut.
Beberapa saat kemudian wanita itu menulis puisi seperti ini :
Saya kelaparan ...
dan Anda membentuk kelompok diskusi untuk membicarakan kelaparan saya
Saya tergusur ...
dan Anda ke tempat ibadah untuk berdoa bagi kebebasan saya
Saya ingin bekerja ....
dan Anda sibuk mengharamkan pekerjaan yang Anda anggap tidak pantas, padahal halal dan saya membutuhkannya
Saya sakit ...
dan Anda berlutut bersyukur kepada Allah atas kesehatan Anda sendiri
Saya telanjang, tidak punya pakaian ...
dan Anda mempertanyakan dalam hati kesopanan penampilan saya,
bahkan Anda menasehati saya tentang aurat.
Saya kesepian ...
dan Anda meninggalkan saya sendirian untuk berdoa
Anda kelihatan begitu suci, begitu dekat kepada Allah
tetapi saya tetap amat lapar, kesepian, dan kedinginan ...
Setelah membaca puisi itu ...
Pemuka agama tadi terharu dan berkata : "kasihan wanita itu" ... lalu sibuk berdoa kembali, dan wanita itu tetap tidak memperoleh tempat berteduh.
Sahabat, dalam memberi bantuan, kita sering lebih banyak menyampaikan teori, nasihat, atau perkataan-perkataan manis.
Namun, sedikit sekali tindakan nyata yang kita lakukan.
Berusahalah untuk membantu orang, mengasihi orang, bukan hanya dengan perkataan atau dengan lidah, tetapi dengan perbuatan nyata.
Orang-orang bijak mengatakan :
Satu perbuatan nyata, sekecil apa pun, jauh lebih berarti dibandingkan seribu kata-kata indah.
Satu perbuatan nyata sama dengan seribu kata-kata indah.
Satu perbuatan nyata akan mengundang beberapa perbuatan nyata lainnya.
Marilah setiap hari kita (kami dan Anda) membiasakan dengan minimal SATU perbuatan nyata (tentu saja perbuatan baik untuk membantu orang lain).
Ini akan MENGUNDANG perbuatan-perbuatan baik lainnya.
Alangkah indahnya membiasakan diri berbuat nyata (berbuat baik).
Semoga bisa memberi manfaat untuk anda sekalian.
Cinta Kasih Tanpa Pamrih
Menjadi suami isteri atau bukan adalah hal yang tidak penting lagi baginya. Diri mereka telah dipenuhi oleh cinta kasih, bukan cinta kasih yang biasa melekat di bibir manusia pada umumnya, karena cinta kasih seperti itu telah diselewengkan artinya, cinta kasih kita manusia hanya akan mendatangkan kesenagan dan kesusahan belaka dan justeru karena cinta kasih kita itu mendatangkan kesenangan maka dia mendatangkan pula kesusahan karena kesenangan dan kesusahan adalah saudara kembar yang tak mungkin dapat dipisah. Menerima yang satu harus menerima pula yang ke dua, yang mau menikmati kesenangan harus pula mau menderita kesusahan. Tidak, cinta kasih mereka bukan seperti cinta kasih palsu yang kita punyai!
Pernah ada seorang anak nelayan yang diwaktu malam hari, ketika perahunya diayun-ayun gelombang kecil dan dia sedang menggantikan ayahnya yang tertidur untuk menjaga kail, mendengar nyanyian halus yang dinyanyikan oleh seorang wanita cantik di atas perahu dan yang kelihatan remang-remang di bawah sinar bulan purnama di malam itu. Anak yang cerdas ini masih teringat akan bunyi nyanyian itu seperti berikut:
"Langit, Bulan dan Lautan
kalian mempunyai Cinta kasih
namun tak pernah bicara
tentang Cinta kasih!
Kasihanilah manusia
yang miskin dan haus
akan Cinta Kasih, bertanya-tanya
apakah Cinta Kasih itu?
Bilamana tidak ada ikatan
tidak ada pamerih dan rasa takut
tidak memiliki atau dimiliki
tidak menuntut dan tidak merasa memberi.
Tidak menguasai atau dikuasai
tidak ada cemburu, iri hati
tidak ada dendam dan amarah
tidak ada benci dan ambisi.
Bilamana tidak ada iba diri
tidak mementingkan diri pribadi,
bilamana tidak ada "Aku"
barulah ada Cinta Kasih........